BRMP Babel Sosialisasikan Aplikasi NEO Simluhtan kepada Petani Bersama Penyuluh CWS
PANGKALPINANG, 10 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan sosialisasi aplikasi NEO Simluhtan (Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian) kepada petani di Agriculture Operation Room (AOR) BRMP Kepulauan Bangka Belitung, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Penyuluh CWS Pertanian Kepulauan Bangka Belitung sebagai upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap pemanfaatan sistem informasi dalam mendukung kegiatan penyuluhan pertanian.
Kepala BRMP Kepulauan Bangka Belitung, Intan Rahayu, S.Si., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam mendukung modernisasi pertanian. Menurutnya, keberadaan data petani dan kelembagaan tani yang akurat, lengkap, dan selalu diperbarui sangat diperlukan agar perencanaan serta pelaksanaan program pertanian dapat berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.
“Melalui NEO Simluhtan, kami berharap data petani dan kelembagaan tani dapat semakin tertata dengan baik. Data yang akurat menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan kebijakan dan program pertanian. Karena itu, peran penyuluh dan keterlibatan aktif petani dalam pemutakhiran data sangat diperlukan,” ujar Intan.
Ia juga menekankan bahwa modernisasi pertanian tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat dan mesin pertanian, tetapi juga mencakup pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan, penyuluhan, serta pengambilan keputusan di sektor pertanian. Penyuluh diharapkan terus menjadi pendamping utama petani dalam memahami dan memanfaatkan berbagai inovasi serta sistem informasi pertanian.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Penyuluh CWS Pertanian memberikan penjelasan mengenai penggunaan NEO Simluhtan serta mendampingi petani dalam memahami proses pendataan dan pemutakhiran informasi. Melalui kegiatan ini, BRMP Kepulauan Bangka Belitung berharap kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani semakin kuat dalam membangun basis data pertanian yang berkualitas serta mendukung pembangunan pertanian yang lebih efektif, modern, dan tepat sasaran.